• Pada era globalisasi ini, lebih-lebih dengan diberlakukannya kerja sama Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), maka tidak dipungkiri lagi terjadi persaingan yang sengit di Bali. Hal ini perlu disikapi dengan serius oleh masyarakat Bali untuk mempersiapkan diriny
    • Sebagai organisasi sosial dan spiritual yang berperan aktif bagi masyarakat terutama masyarakat kurang mampu, agar bisa menikmati pelayanan kesehatan dan pendidikan yang optimal, serta ikut berperan serta dalam mewujudkan tatanan social/masyarakat agar
Baca Berita

Perguruan Siwa Murti Bali Sukses Gelar Wayang Sapuh Leger Masal

Oleh : siwamurthi | 08 November 2016 | Dibaca : 653 Pengunjung

Yayasan Siwa Agung Jagadhita dan Perguruan Siwa Murti Bali kembali menunjukkan pengabdian yang tulus dalam membangun masyarakat Bali. Tepatnya saniscara Wuku Wayang  7/11 kemarin Ribuan Umat Hindu memadati area Pura Gede Dalem Pauman di Banjar Tegallinggah Padang Sambian Kaja untuk mengikuti upacara Wayang Sapuh Leger dan Mabayuh Oton secara gratis. Perguruan Siwa Murti Bali bernaung di bawah Yayasan Siwa Agung Jagadhita. Yayasan ini terbentuk dengan ijin Keputusan Menteri Kehakiman Nomor: AHU-4139.AH.01.02 Tahun 2008 dengan tujuan  meningkatkan sradha bhakti masyarakat, umat Hindu pada khususnya dan Bali pada umumnya. Pelaksanaan Upacara Wayang Sapuh Leger Masal ini merupakan wujud nyata dari Visi dan Misi Yayasan yaitu: Bali Yadnya, Bali Sehat, Bali Cerdas dan Bali Asri.
 
Upacara Sapuh leger ini dipimpin dalang Dr. Jero Mangku Made Subagia, Sh.M.Fil.H sekaligus pinih Sepuh Perguruan Siwa Murti Bali dan dipuput 3 sulinggih dan turut hadir juga ketua PHDI Prof. Dr. Ngurah Sudiana dan Penasehat Pengcab Denpasar. IB Rai Dharma Wijaya Mantra. Antusias masyarakat yang tinggi terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti kegiatan  mencapai 1.327 orang yang berasal dari seluruh wilayah Bali dan luar Bali. Masyarakat yang mengikuti hanya diwajibkan membawa tirtha Bhatara Hyang Guru dan tidak dikenakan biaya apapun. Prosesi Panglukatan Wayang Sapuh Leger diawali dengan mabayuh oton yang disesuaikan dengan hari kelahiran peserta, kemudian peserta mendapat anugrah panglukatan dari jero Dalang kemudian dilanjutkan memohon panglukatan dari para sulinggih dan pada akhir prosesi mendapatkan anugrah minyak dalang dan benang Tri Datu. Ribuan masyarakat mengikuti prosesi dengan tertib.
 
“Inti dari pelaksanaan Sapuh Leger Masal ini yaitu memohon anugrah Tirta Wayang, Sapuh artinya bersih dan leger artinya sifat-sifat jahat dan kotor yang ada dalam tubuh manusia. Menghilangkan unsur-unsur negative dalam diri manusia untuk mencapai kedamaian dan ketenangan dalam hidup. Mitologi Wayang Sapuh Leger ini muncul dari kisah Putra Bhatara Siwa  yaitu Bhatara Kala yang mengejar adiknya Rare Kumara dan berhasil diselamatkan oleh seorang dalang. Konsep ini tumbuh dan dipercayai oleh masyarakat Hindu untuk selalu memohon anugrah tirtha wayang bagi yang lahir pada wuku wayang, termasuk juga anak yang sering sakit-sakitan, anak yang lahir dengan dililit tali pusar, pancoran apit tlaga, telaga apit pancoran. Masyarakat Hindu meyakini dengan mendapat anugrah tirtha wayang maka unsur negative dan sifat keraksasaan dalam diri manusia bisa dinetralisir. Dalam prosesi Panglukatan ini, selain memohon anugrah dari dalang dan para sulinggih, kami juga melengkapi sarana upakara dengan memohon anugrah tirtha di berbagai tempat diantaranya tirtha Mpul, tirtha 11 tlebutan, campuhan, candhi dharmada dan juga tirtha dari sungai Gangga di India. Ini semua kami lakukan sebagai bentuk pengbdian kehadapan Ida Sang Hyang Widi dan juga masyarakat Hindu. Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setingginya kepada seluruh sisia Perguruan Siwa Murthi Bali dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya upacara ini” Ujar Jero Mangku Subagia sekaligus  ketua Yayasan Siwa Agung  Jagadhita Propinsi Bali.
 
“Saya sangat senang dan merasa bangga hari ini kami di Yayasan bisa menyelenggarakan  Upacara Wayang Sapuh Leger Masal. Pelaksanakan wayang Sapuh Leger ini merupakan bentuk yadnya dan meningkatkan sradha dan bhakti kehadapan Ida Hyang Widhi’ Ujar IB Rai Dharma Wijaya  Mantra mantal Walikota Denpasar sekaligus Penasehat Pengurus Perguruan Cabang Denpasar
 
“ Apresiasi yang tinggi saya sampaikan kepada Yayasan Siwa Agung Jagadhita dan Perguruan Siwa Murti Bali yang telah secara nyata ikut membangun Bali dengan program-program riil yang hingga saat ini telah banyak terlaksana dan mampu menyentuh kehidupan masyarak di Bali. Walaupun Pelaksanaan Upacara Wayang Sapuh Leger ini baru pertama kali dilaksanakan, tapi antusias masyarakat yang hadir sangat luar biasa dan berjalan dengan tertib. Kedepan saya harapakan kegiatan seperti ini dilaksanakan secara berkelanjutan dan semoga menjadi inspirasi bagi masyarakat lainya guna ikut menjadikan Bali yang damai dan sejahtera.


Oleh : siwamurthi | 08 November 2016 | Dibaca : 653 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



  JUMLAH ANGGOTA

Pengarep

Umum

Total

:

:

:

1

15

16

 AGENDA KEGIATAN
Foto Galeri